# SAJAK DALAM BIMBANG
Mengejar kesempurnaan tiap saat ternyata memang ciri khas manusia.
Lapar akan segala yang belum dipunya,
Haus akan pandangan berbinar dari insan lain ciptaan-Nya.
Namun, itu bukanlah identitas sepenuhnya.
Banyak pandang buruk untuk masing-masing ternyata
Tidak sedikit juga saling berebut hingga menjatuhkan
Begitu mengerikan untuk perwujudan kasih dan cinta
Ada juga yang tidak terlalu berambisi sempurna
Tapi dituntut untuk tidak bercela.
Segala cara dan usaha terlihat sia-sia
Berjuang seakan tiada guna
Seringkali dianggap aib nan menggambarkan nestapa sengsara
Seakan udara bukanlah sumber kehidupan,
Kini kian ditafsirkan lirikan dan pujian adalah kelegaan
Sesak tak lagi menyiksa
Dengan dalih dianggap aksi berdamai, mulai menggerogoti rasa, jiwa, dan logika
Ingin rasanya menjadikan bumi tanpa waktu selayaknya ruang hampa
Namun luar angkasa saja sedang dikejar oleh masa
Menolak lambatnya detik berjalan, juga tak ingin hari berganti begitu saja
Ingin minta adil tapi tidak ada adil untuk semua
Burung jatuh dari terbangnya karena sayap yang berkali-kali patah
Ingin membangga, tapi tidak ada yang dibisa
Dikata kurang senantiasa, lebih hanya kadang kala
Samar-samar ada cahaya
Terus-menerus meredup ditutup gelap
Baik tak ditengok, jahat habis dicerca
Keluar kata dihirau, senyap dijadikan kambing hitam
Lagi-lagi fase ingin menghilang datang.
Tanpa permisi, tanpa peringatan
Berperang dengan derita
Tapi apa daya runtuh pula benteng pertahanannya
Ceria tiba-tiba meronta
Melucuti dan memecuti hingga berdarah menjadi angan gila yang ingin jadi nyata
Berontak gaduh ditambah tanpa suara
Terus ditempa dan tertempa bukan jadi bejana melainkan koyak jadi gerabah rusak
Diperburuk dengan mata-mata yang tak sepaham
Merasa terus mencoba tapi yang lain hanya bercanda
Iri jadi dosa, dijadikan acuan jadi terpaksa
Api membara suam-suam tanpa kejelasan
Ingin coba bertindak, tapi kisah akhir sudah bisa ditebak
Jika biasanya benci bisa jadi cinta, ini benci jadi murka
Selalu mengeluh lah yang hanya dibisa..
Keluh akan Lelah.
Komentar
Posting Komentar